Tampilkan postingan dengan label tugas tren teknologi IT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas tren teknologi IT. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 September 2007

Mengenal intel Xeon Processor

Xeon merupakan microprosesor untuk PC yang ditujukan bagi kelas server. Xeon merupakan produk buatan Intel. Prosesor Xeon pertama dirilis pada tahun 1998 dengan nama Pentium II Xeon dan menggantikan Pentium Pro. Pentium II Xeon menggunakan 440GX (yaitu sebuah dual-processor workstation chipset) atau 450NX (quad processor) chipset. Ukuran dari cache-pun beragam mulai 512KB, 1MB dan 2MB, dan dia menggunakan bus 100MHz.

Pada tahun 1999, Pentium II Xeon diganti dengan keluarnya Pentium III Xeon. Versi awalnya (dengan kode Tanner) tidak memiliki perbedaan dengan versi terdahulunya, hanya ada beberapa peningkatan di sisi cache controller. Versi berikutnya (dengan kode Cascades) lebih kontroversial, karena dia memiliki bus 133 MHz tetapi hanya memiliki 256KB pada L2 cache-nya. Dengan kata lain maka hal ini tidak ada bedanya antara Xeon dengan Pentium III for desktop. Untuk mengatasi situasi ini maka Intel kemudian merilis versi kedua dari Cascades ini dengan cache 2MB pada L2 cache-nya.

Xeon & Xeon MP (32-bit)
Xeon (tanpa embel-embel Pentium lagi) diperkenalkan pada pertengahan tahun 2001. Pada varian awalnya yang berkode Foster, tidak ada perbedaan dengan Pentium 4 untuk desktop. Foster hanya mendukung 2 (dua) prosesor, sehingga versi keduanya (Foster MP) kemudian diperkenalkan dengan 1MB L3 cache. Hal ini meningkatkan performa yang tidak begitu banyak dan juga bahkan lebih mahal dari versi dual-processor (DP)-nya.

Pada tahun 2002, versi 130nm dari Xeon (dengan kode Prestonia) dirilis oleh Intel. Saat itu dia sudah mendukung teknologi Hyper-Threading dari Intel dan memiliki 512KB pada L2 cache. Chipset server yang baru, yang berkode E7500 kemudian dirilis untuk mendukung prosesor ini pada server, dan kemudian kecepatan bus-nya ditambah mencapai 533MHz. Xeon yang baru ini memiliki performa yang lebih baik daripada versi sebelumnya dan juga diklaim lebih baik daripada Athlon MP.

Versi Xeon MP dari Prestonia dinamakan Gallatin yang mana memiliki sebuah L3 cache dengan kapasitas 1MB atau 2MB. Versi ini juga menunjukkan performa yang lebih baik daripada Foster MP dan juga menjadi populer di kalangan server. Dengan pengalaman Intel pada pemrosesan prosesor dengan 130nm maka memungkinkan untuk memport Xeon ke dalam core Gallatin dan juga membolehkan Xeon MP untuk memiliki cache sebesar 4MB.

Xeon & Xeon MP (64-bit)
Berhubung tidak suksesnya Intel dengan prosesor Itanium dan Itanium 2 -nya, maka versi 90nm dari Pentium 4 (dengan kode Prescott) dibangun dengan dukungan untuk instruksi 64-bit (disebut EM64T oleh Intel). Setelah itu Intel merilis versi Xeon berikutnya yang diberi kode Nocona pada tahun 2004. Secara umum banyak yang berbicara bahwa Xeon lebih lambat dibandingkan AMD Opteron, tetapi dalam kasus tertentu bisa lebih cepat, tentunya dengan campur tangan teknologi Hyper-Threading.

Intel kemudian merilis lagi core mereka yang diberi label Irwindale pada awal tahun 2005. 64-bit Xeon MP diperkenalkan pada bulan April 2005. Versi yang lebih murah dinamakan Cranford, yang mana merupakan versi MP dari Nocona. Versi mahalnya juga ada yang dinamakan Potomac, yaitu sebuah Nocona dengan kapasitas L3 cache sebesar 8MB.

Beberapa versi yang akan dirilis oleh Intel yaitu dengan kode Dempsey, di mana ini adalah suatu dual-core Nocona yang berisi dua buah Nocona yang dipasang secara bersamaan. Ada juga produk yang berkode Paxville, yaitu suatu versi lebih baik dari Dempsey, di mana ia memiliki dedicated bus arbiter unit yang menghubungkan antara dua core tersebut.

ADSL: Teknologi Jaringan Internet Broadband Berbasis Multimedia

Mengenal ADSL
Dominasi jaringan kabel berdampak positif terhadap perkembangan jaringan di Indonesia, salah satunya adalah ADSL dengan jaringan kabel tembaganya. Dengan teknologi broadband yang berkembang pesat, ADSL merupakan salah satu diantara teknologi broadband yang ada, selain teknologi cable dan fixed wireless.

ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) merupakan metode transmisi data digital berkecepatan tinggi melalui kabel tembaga. ADSL mampu mengirimkan data dengan kecepatan bit yang tinggi, berkisar antara 1.5 Mbps – 8 Mbps untuk arah downstream (sentral – pelanggan), dan antara 16 Kbps – 640 Kbps untuk arah upstream (pelanggan – sentral). Kemampuan transmisi ADSL inilah yang mampu mengirimkan layanan interaktif multimedia melalui jaringan akses tembaga.

ADSL sendiri merupakan salah satu anggota dari “DSL Family”. Teknologi x-DSL sendiri mempunyai berbagai macam variasi, yaitu:

  • Asymmetrical Digital Subscriber Line (ADSL)
  • Consumer Digital Subscriber Line (CDSL)
  • ISDN-Digital Subscriber Line (IDSL)
  • High bit rate Digital Subscriber Line (HDSL)
  • Single High Speed DSL (SHDSL)
  • Rate-adaptive Digital Subscriber Line (RADSL)
  • Very High bit-rate Digital Subscriber Line (VDSL)
  • Single or Symmetric Digital Subscriber Line (SDSL)

ADSL merupakan anggota dari ”DSL Family” yang paling popular diantara variasi x-DSL yang ada.

Atau lebih jelasnya, dapat kita lihat dalam tabel berikut ini:

Istilah “Asymmetric” berasal dari adanya perbedaan antara kecepatan tranmsmisi (rate) dari arah downstream lebih besar daripada arah upstream. Adanya perbedaan kecepatan transmisi antara sisi downstream dan upstream dikarenakan kebutuhan koneksi internet lebih banyak digunakan untuk mengambil data (download) dari jaringan utama dibandingkan dengan pengiriman informasi (upload).

Perbedaan penggunaan frekuensi unuk mengirimkan sinyal / data menjadikan perbedaan antara modem konvensional dengan modem ADSL, dimana frekuensi modem konvensional yang digunakan dibawah 4 Ghz, sedangkan modem ADSL digunakan frekuensi diatas 4 Ghz.

ADSL membagi bandwith menjadi 2 bagian:

  • Band frekuensi rendah (0 ~ 4 kHz) untuk voice (POTS) atau fax.
  • Band frekuensi tinggi (26 kHz ~ 1.1 MHz) untuk data.
  • Antara 4kHz - 26kHz digunakan sebagai ‘guard band’.

Dalam menyediakan layanan-layanan ADSL, diperlukan komponen-komponen penting, yaitu:

  • Transport System sebagai penyedia interface transmisi backbone untuk sistem DSLAM.
  • LAN (Local Area Network), menggunakan local carrier inter-CO network sebagai pondasi, seperti ATM yang paling efisien.
  • DSLAM (Multiservice Digital Subscriber Line Access Multiplexer) sebagai konsentrator trafik data dari berbagai loop DSL yang akan dikirimkan ke backbone network untuk dihubungkan lagi ke jaringan lainnya.
  • DSL Transceiver Unit (ATU-R), biasanya berupa 10base-T, V.35, ATM-25 atau T1/E1, dapat juga digunakan untuk bridging, routing dan multiplexing.
  • POTS splitter, memungkinkan loop digunakan untuk transmisi data kecepatan tinggi danjuga komunikasi telepon.

Cara Kerja Teknologi ADSL
Proses “dial – up connection“ mendasari kinerja ADSL. Ketika ada permintaan dari user atau pelanggan, maka modem ADSL di sisi sentral akan langsung memprosesnya dengan cara memisahkan antara informasi data, suara atau multimedia yang dilakukan oleh splitter. Berbeda halnya dengan jaringan fixed telephone yang menggunakan proses “call set-up“ yang harus melalui proses dial tone terlebih dahulu.

Selanjutnya informasi tersebut akan dilewatkan melalui MDF-RK-DP hingga KTB, kemudian di sisi pelanggan informasi data tersebut masuk ke splitter lagi, jika informasinya berupa akses internet (data) maka akan dimasukkan ke modem ADSL sisi pelanggan diteruskan ke PC user, jika berupa suara dari splitter langsung ke telepon, jika yang diminta video dari splitter masuk ke modem ADSL lalu masuk ke Set Top Box (STB) baru ke layar TV.

Kelebihan Penggunaan Teknologi ADSL
Adapun kelebihan yang dimiliki jaringan broadband ADSLini diantaranya adalah:

  • Mudah dalam instalasi.
  • Hemat investasi karena menggunakan jaringan kabel existing untuk pengembangan jaringan baru.
  • Menawarkan kecepatan hingga 125x lebih cepat dibandingkan dengan 56k modem.
  • Koneksi yang mudah sehingga tidak perlu melakukan dial-up lagi.
  • Kestabilan koneksi dan keamanan lebih terjamin karen koneksi dilakukan dengan kabel sendiri yang bersifat point-to-point.
  • ADSL memberikan kemampuan Internet dan Voice/Fax secara simultan. Ini berarti kita dapat Surfing internet dan menggunakan Telepon atau Fax pada saat bersamaan. Ini akan memberikan kepuasan untuk menikmati High-Speed Internet Access tanpa kehilangan kontak telepon dengan relasi.
  • Trafik menerima data lebih besar daripada pengiriman, sehingga cocok digunakan pada level pengguna akhir, seperti untuk kebutuhan multimedia.

Kekurangan Aplikasi ADSL
Ibaratnya manusia, tidak ada manusia yang sempurna. Begitu pula dengan ADSL sendiri, memiliki kekurangan dalam penggunaannya. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menurunnya kualitas sambungan dan kecepatan transfer data akibat jauhnya jarak user dengan STO
  • Kabel tembaga tua dapat menurunkan kualitas sambungan dan menurunkan kecepatan.
  • Koneksi asimetris berarti waktu upload akan lebih lama daripada download.
  • Cakupan area yang sempit, maksimal 5.5 km dalam keadaan normal.

Internet Melalui Teknologi TV

Selama ini kita hanya melihat TV dari berbagai macam Stasiun TV swasta maupun TVRI. Juga TV luar negeri melalui melalui parabola yang menerima siaran TV luar negeri melalui Satelit.

Pernahkah Anda mendengar Internet melalui teknologi TV? Terima kasih sebenarnya kita sampaikan kepada penemuan Digital TV atau DVB (Digital Video Broadcasting).

Mekanismenya dapat dilihat melalui gambar berikut ini:

Teknologi ini memang hanya dapat menerima saja (downstream) karena DVB yang berformat digital dapat dilalui paket data internet yang berformat TCP/IP.

Untuk upstream internetnya harus disediakan oleh ISP lokal baik melalui media wireless ataupun cable.

Referensi untuk teknologi ini dapat diakses melalui:
" Digital Video Broadcasting is harmonized digital TV that covers all media (satellite, cable and terrestrial). It supports Internet services at speed up to 6 Mbps and can be used on mobile devices. www.3gnewsroom.com/html/glossary/d.shtml "

Peralatan yang dibutuhkan
Untuk terselenggaranya Internet melalui teknologi ini, perangkat yang dibutuhkan adalah:

1. Antenna Parabola TV
2. DVB Card
3. LNB

Berikut keterangan-nya:

1. Antenna Parabola:

Merupakan antenna parabola TV yang biasa kita lihat sehari hari pada rumah-rumah penduduk yang menggunakan parabola TV untuk melihat TV luar negeri dari satelit.

2. DVB Card:

Merupakan card slot PCI yang dapat dipasang pada komputer pada slot PCI yang tersedia.

3. LNB:

LNB biasanya terpasang pada ujung antenna parabola dan hal ini merupakan yang terpenting. Merk Norsat merupakan standard industri dalam teknologi DVB ini. Norsat 8215 Digital, 15 Kelvin.

Norsat products are engineered to be DVB-compliant. Silakan Anda lihat pada alamat www.norsat.com/industry/glossary.htm.

Topologi Jaringan
Dari keterangan di atas akan dapat dikembangkan menjadi sebuah topologi internet yang lebih lengkap sebagai berikut:

Dari gambar di atas menunjukkan bahwa akses internet downstream didapat melalui satelit dan DVB Router PC. Komputer yang dianjurkan hanyalah Pentium 2 dengan RAM minimal 128 MB. Anda juga bisa meng-install linux dan driver DVB-nya.

Upstream akan di sediakan oleh ISP lokal, baik melalui teknologi wireless ataupun cable.

Hal ini akan menyebabkan efektifitas biaya karena pada umumnya kebutuhan downstream lebih besar daripada upstream.

Upstream digunakan hanya untuk request http, ftp, dan smtp email. Sedangkan downstream dibutuhkan oleh akses browsing, gambar, video dan lain sebagainya.
Biasanya kebutuhan upstream berbanding downstream adalah 1:4.

Artinya jika downstream 1 Mbps maka upstream dibutuhkan hanya sekitar 256 Kbps.

Hal hal yang perlu diperhatikan
Agar sistem ini dapat berjalan dengan baik maka hal yang perlu diperhatikan adalah pembukaan open filter IP pada upstream provider. Artinya ISP lokal yang melayani upstream harus memperbolehkan IP (Internet Protocol) dari akses downstream melewati jaringan mereka (router mereka) . Sebagai contoh IP dari Hawaii Pasific Teleport http://www.hawaiiteleport.com/ 216.236.100.0/24 harus di open filter di router ISP lokal yang melayani upstream sehingga sistem ini dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya.

internet Firewall

Memahami Internet Firewall
Dalam konteks sesungguhnya, firewall adalah suatu konstruksi bangunan yang didesain untuk menahan penyebaran api dari satu ruangan ke ruangan yang lain, seperti ditunjukkan dalam gambar 1. Dalam disiplin ilmu komputer, khususnya jaringan komputer, istilah firewall digunakan untuk suatu perangkat yang berfungsi menahan bahaya internet menuju ke jaringan internal kita, seperti ditunjukkan dalam gambar 2. Secara teori, firewall dalam sebuah jaringan komputer mempunyai tujuan yang sama halnya dengan firewall dalam konteks sebenarnya. Seperti kita ketahui, bahaya yang datang dari internet sangat banyak dan beragam, kita ibaratkan seperti api, yang sewaktu-waktu bisa mengancam keamanan jaringan internal kita. Firewall sebagai langkah pencegahan yang handal, bisa dipakai pada bermacam topologi jaringan baik untuk internet maupun intranet.


Gambar 1. Firewall dalam konteks sebenarnya.


Gambar 2. Firewall dalam konteks Internet.

Menurut buku "Building Internet Firewalls" yang ditulis oleh Brent Chapman dan Elizabeth D. Zwicky, firewall adalah suatu komponen atau kumpulan komponen yang membatasi akses antara sebuah intranet (jaringan internal) dengan internet, atau yang membatasi antara satu intranet dengan intranet yang lain. Firewall dimaksudkan untuk membatasi orang yang boleh masuk dan melakukan aktivitas pada site kita serta mencegah penyerang untuk mendekati atau merusak. Semua trafik yang datang atau keluar dari intranet kita dilewatkan melalui firewall. Oleh karena itu, firewall akan memastikan apakah trafik tersebut diterima atau tidak. Trafik akan diterima apabila trafik tersebut adalah trafik yang memang kita ijinkan untuk lewat dan tidak kita anggap berbahaya, seperti ditunjukkan pada gambar 3 yang merupakan contoh pembatasan terhadap trafik yang diijinkan untuk lewat. Akses ke file transfer ditolak untuk lewat akan tetapi akses ke SMTP diijinkan.


Gambar 3. Pembatasan trafik yang boleh lewat.

Secara logika, firewall adalah suatu pemisah, pembatas, atau suatu analizer terhadap trafik yang lewat. Implementasi firewall secara fisik bisa berupa satu atau banyak komponen hardware, router, komputer, kombinasi beberapa komputer, kombinasi beberapa router, atau sebuah jaringan dengan aplikasi software pendukungnya. Banyak cara untuk mengkonfigurasi perangkat tersebut, bergantung pada security policy (kebijakan sistem keamanan) pada site kita, biaya yang kita punya, dan operasional jaringan secara keseluruhan.

kemajuan pada internet

Kemajuan-kemajuan pada Internet dan teknologi jaringan

Perusahaan-perusahaan yang memiliki produk-produk untuk dijual membeli informasi terkait dari sumber-sumber ini agar lebih membantu mereka mengarahkan promosi pasar ke sasaran.Pemanfaatan computer untuk mengkombinasi data dari beragam sumber dan menciptakan kombinasi dokumen mengenai informasi rinci individu disebut profiling.Misalnya ratusan website memungkinkan DoubleClick http://www.dobleclick.com/ ,sebuah makelar periklanan internet,melacak aktivitas para pengunjungnya dalam tukar-menukar pendapatan berdasarkan informasi pengunjung yang dikumpulkan oleh doubleclick.DoubleClick menggunakan informasi ini untuk membuat profil sewaktu pengunjung mengakses situs yang terkait dengan DoubleClick.Sejak awal berdirinya sampai saat ini,DoubleClick mampu membuat dokumen mengenai seseorang secara rinci dari pengunjung yang menghabiskan waktunya di Web dan bisa dijual ke perusahaan untuk membantu mereka menetapkan target yang akurat untuk iklan webnya.

Suatu teknologi analisis data yang disebut non-obvious relationship awareness(NORA) memungkinkan bagi sector pemerintahan maupun pribadi untuk melaksanakan proses profiling secara lebih baik.NORA bisa mengambil informasi mengenai orang-orang dari beragam sumber yang terpisah,missal lamaran pekerjaan,catatan tagihan telepon,daftar pelanggan serta hubungan korelasi untuk menemukan koneksi tersembunyi yang mungkin bisa membantu identifikasi criminal atau teroris.Teknologi NORA memindai data dan mengekstrak informasi sewaktu data sedang dibuat sehingga bisa,misalnya secara cepat menemukan seseorang pada loket penjualan tiket pesawat yang sedang berkomunikasi menggunakan nomor telepon milik seorang teroris yang sudah dikenal sebelum orang itu naik ke pesawat.Teknologi ini bermanfaat sebagai alat Bantu canggih untuk keamanan wilayah negeri,namun memiliki implikasi kerahasiaan pribadi.Dngan kata lain dampak dari kemajuan teknologi internet dan jaringan adalah semakin mudah menyalin dan mengakses data personil dari satu lokasi ke lokasi lainnya.